Kasus Pembunuhan Penkase Sampai ke Meja Komisi III DPR RI

Anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman (kemeja batik) menerima permohonan keluarga korban pembunuhan ibu dan anak di Kupang yang diserahkan oleh Ketua DPD Demokrat NTT Leo Lelo (kemeja putih). Foto/Istimewa.

Jakarta, detakpasifik.com – Kasus pembunuhan ibu dan anak di Kota Kupang kini menjadi perhatian nasional. Kasus ini dianggap sebagian masyarakat Kota Kupang lamban dalam penanganannya oleh pihak kepolisian.

Kasus ini kini telah sampai ke meja Komisi III DPR RI. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Nusa Tenggara Timur Leo Lelo yang membawa permohonan keluarga korban Astri dan Lael ke Jakarta agar mendapat atensi Komisi III DPR RI, Selasa (18/1/2022).

Klik dan baca juga:  Partai Demokrat Gelar Vaksinasi Massal Covid-19 di Manggarai

Permohonan keluarga ini langsung diterima anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman.

“Benar hari ini Ketua DPD Demokrat NTT Saudara Leo Lelo menyerahkan permohonan keluarga korban kasus pembunuhan ibu dan anak di Kota Kupang agar mendapatkan keadilan hukum lewat Komisi III DPR RI,” kata Paskalis Jurman Angkur anggota Partai Demokrat NTT yang turut mendampingi Leo Lelo ke DPR RI.

Klik dan baca juga:  Partai Demokrat Kembali Gelar Vaksinasi Massal di Manggarai

Paskalis mengatakan, permohonan keluarga korban pembunuhan ibu dan anak di Kota Kupang itu diterima langsung anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman. Benny Harman adalah anggota DPR RI dari daerah pemilihan NTT.

Saat menyerahkan permohonan keluarga, Leo Lelo minta kepada Komisi III DPR RI agar turut mengawal kasus pembunuhan ibu dan anak tersebut.

Leo meminta Komisi III DPR RI memberikan atensi khusus agar kasus pembunuhan tersebut diusut tuntas dan secara transparan.

Klik dan baca juga:  Partai Demokrat Gelar Vaksinasi Massal Covid-19 di Manggarai

“Intinya Pa Leo Lelo tadi meminta kepada Pa Benny Harman agar Komisi III DPR RI turut mengawal kasus pembunuhan ibu dan anak di Kupang,” ungkap Paskal.

“Pa Benny Harman juga berjanji akan mengawal kasus ini di Komisi III DPR RI,” tutup Paskal.

 

(Juan Pesau)