Ibu Hamil Berisiko Tinggi Terpapar Covid-19, Vaksinasi Mulai Dilakukan

ilustrasi vaksin ibu hamil 2 169
Pemberian vaksin pada ibu hamil. (iStockphoto/Marina Demidiuk)

detakpasifik.com – Menekan laju penyebaran Covid-19, pemerintah terus melakukan perluasan vaksinasi. Kali ini, vaksin diberikan kepada ibu hamil yang menjadi salah satu kelompok yang sangat berisiko tinggi apabila terpapar Covid-19.

Dalam beberapa waktu terakhir, Kementerian Kesehatan melaporkan, sejumlah ibu hamil yang terkonfirmasi positif Covid-19 mengalami gejala berat bahkan meninggal dunia.

Karena itu, melindungi ibu hamil dan bayinya dari terpapar Covid-19, Kementerian Kesehatan memastikan akan segera memberikan vaksin Covid-19 kepada ibu hamil.

Klik dan baca juga:  Anggaran Perubahan 2021 Kabupaten Manggarai Mesti Fokus pada Penanganan Covid-19

Upaya kebijakan pemberian vaksin pada ibu hamil ini, juga telah direkomendasikan oleh Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI).

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran HK.02.01/I/2007/2021 tentang Vaksinasi Covid-19 Bagi Ibu Hamil dan Penyesuain Skrining Dalam Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19, yang ditandatangani oleh Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rein Rondonuwu pada tanggal 2 Agustus 2021 yang lalu.

whatsapp image 2021 08 04 at 14.54.04
Foto: Kemenkes RI

Kemeskes menjelaskan, vaksinasi bagi ibu hamil masuk dalam kriteria khusus. Karena itu, proses skining/penapisan terhadap status kesehatan sasaran sebelum dilakukan pemberian vaksinasi dilakukan lebih detail dibandingkan sasaran lain.

Klik dan baca juga:  Dukung Sekolah Tatap Muka, SMPK Immaculata Ruteng Lakukan Vaksinasi

Dengan terbitnya aturan ini, Kementerian Kesehatan menginstruksikan agar kepala dinas kesehatan di provinsi dan kabupaten/kota agar segera memberi vaksin pada ibu hamil.

“Meminta kepada seluruh kepala dinas kesehatan provinsi, kepala dinas kesehatan kabupaten/kota, dan pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan yang melaksanakan vaksinasi Covid-19, agar segera memulai pemberian vaksinasi bagi ibu hamil terutama di daerah dengan tingkat penularan kasus COVID-19 tinggi,” tulis Kemenkes RI seperti dikutip dalam Twitter resminya. (dp)

Klik dan baca juga:  Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia di Kota Kupang Capai 16 Persen

 

Facebook Comments Box